7 Cara Cerdas Mengelola Uang di Usia 20-an: Nomor 5 Bikin Kaget!
“Gaji UMR, dompet selalu koma. Niat nabung, tapi jajan kopi dulu. Katanya ‘masih muda’, tapi kenapa bokek terus?” Bagi kamu yang bingung ke mana perginya gaji-gaji itu, mungkin itu karena kamu belum bisa mengelola uang dengan tepat. Ada loh beberapa cara mengelola gaji tanpa harus membuat kamu sengsara ataupun pelit.
Mau tau apa aja? Simak baik-baik ya 7 cara cerdas mengelola uang di usia 20-an.
1. Buat Budgeting, Tapi Pakai Bahasa Sendiri
Kamu bisa membuat budgeting yang sesuai dengan keperluan kamu, bahkan kamu bisa menggunakan bahasa sendiri, seperti:
💬 “Tiap bulan gue boleh boros berapa?”
💬 “Yang wajib bayar duluan apa aja?”
Atau kalian juga bisa menggunakan sistem 50-30-20 seperti berikut:
50% buat kebutuhan (makan, transport, cicilan)
30% buat gaya hidup (nongkrong, ngopi, hiburan)
20% buat tabungan + investasi
Tapi gue ubah bahasanya jadi:
🧠“Hidup”, ❤️ “Happy”, 💼 “Masa Depan”
2. Pisahin Rekening: Satu Buat Jajan, Satu Buat Serius
Nah selanjutnya juga gak kalah penting, kamu juga harus memisahkan rekening mana yang untuk kebutuhan serius ataupun kebutuhan sehari-hari kayak jajan. Hal berguna untuk membuat keuangan kamu lebih rinci dan jelas, pokonya:
Rekening jajan = buat yang receh.
Rekening serius = buat hal-hal penting.
Kamu juga bisa memberikan nama rekening masing-masing iar tiap lihat, langsung keinget tujuan kalian menabung. Psikologi mikro seperti ini bisa bantu kamu ngontrol impulse buying.
3. Gaji Langsung Dibagi, Jangan Tunggu Akhir Bulan
Jangan pernah menunggu akhir bulan untuk menabung. Mengapa? Karena akhir bulan sendiri biasanya sisa nyawa alias bagaimana kalian bisa bertahan hidup, bukan sisa uang untuk ditabung. Pokoknya begitu gaji masuk ke rekening, langsung deh bagi itu penghasilan dan atur mana yang emang harus dipegang dan mana yang harus ditabung. Ingat uang itu enggak punya kaki, tapi mereka bisa kabur tanpa kamu sadari.
4. Kurangi Gaya Hidup Media Sosial
Mulai sekarang stop ikut tren, stop ikut kemauan temen se-circle, dan stop punya pemikiran harus selalu punya outfit baru ketika nongkrong. Terkadang yang bikin kamu bokek itu bukanlah kebutuhan, melainkan kompetisi tak kasat mata yang sering muncul di akun media sosial layaknya Instagram dan TikTok. Kamu juga bisa detoks media sosaial selama 7 hari. Kemudian, hitung uang yang kamu telah kamu hemat-hemat. Percayalah, cara ini akan jauh lebih efektif.
5. Investasi Diri Dulu, Baru Investasi Duit
Nah ini yang sering salah kaprah! Banyak dari mereka yang sibuk beli saham, reksadana, dan crypto, padahal ilmunya pun belum mumpuni. Investasi di usia muda emang penting, tapi kamu juga harus melakukan beberapa hal berikut sebelum terjun langsung:
🎯 Skill baru
🎯 Kelas online
🎯 Buku
🎯 Public speaking
🎯 Bahasa asing
🎯 Digital marketing
🎯 Freelancer tools
6. Hindari Cicilan Bodoh
Menyicil gadget mahal, padahal gajinya pun masih belum mencukupi kebutuhan? Duh jauh-jauhin deh pemikiran kayak gitu. Hidup itu bukan soal gengsi, tapi tentang kemampuan kamu bertahan. Kalau pun kamu terpaksa harus nyicil untuk memenuhi kebutuhan loh ya bukan gengsi, perhatikan beberapa hal berikut:
DP-nya masuk akal
Cicilannya < 30% dari penghasilan
Barangnya produktif, bukan konsumtif
Kalaupun barang yang kamu inginkan tidak bisa membantu kalian mencari uang atau kebutuhan lain, sebaiknya hindari cicilan. Alternatifnya kamu bisa belu second-nya dulu.
7. Punya Dana Gak Terduga, Tapi Pake Gaya Unik
Nah, kalau cara terakhir ini kalian bisa coba untuk menghipnotis diri kalian dengan menganggap uang kamu pergi ke rekening sebagai dana darurat. Jadi, setiap mendapat gaji, kamu bisa transfer setengah ataupun cuma 100-200 ribu ke rekening kalian dan tahan diri kamu untuk nggak buka atau bongkar-bongkar rekening itu.
Di usia 20-an, kamy nggak harus kaya apalagi kalau kamu berasal dari kaum perintis bukan pewaris. Kamu cukup wajib paham bagaimana caranya bertahan dan berkembang supaya gak jatuh di lubang keuangan yang sama terus menerus.
Uang itu bukan musuh, uang cuma mau kasih tau mau dibawa ke mana uang yang kamu dapatkan dari gaji itu.
📌 Rekomendasi Artikel Lanjutan:
“Cara Menabung Tanpa Terasa Berat: Trik Psikologi Uang”
“10 Aplikasi Keuangan yang Bikin Dompet Lo Lebih Pintar”
“7 Kesalahan Keuangan yang Sering Dilakukan Anak Muda”
0 Komentar